Awal Tahun 2026, 5 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Pidie Jaya | Lugas.co

Awal Tahun 2026, 5 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Pidie Jaya

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azhariyadi, Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pidie Jaya. Foto : Ist

Azhariyadi, Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pidie Jaya. Foto : Ist

MEUREUDU, LUGAS.CO — Lima kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Pidie Jaya, pada awal tahun 2026, termasuk kasus yang baru-baru ini terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Meureudu.

Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pidie Jaya, Azhariyadi, kepada wartawan, Rabu, 29 April 2026, mengatakan, pada awal tahun 2026, 5 kasus kekerasan terhadap anak telah terjadi.

Baca juga:  Gelar Aksi Peduli Lingkungan, Himasos Unimal dan Himdes Bersihkan Pantai Ujung Bate

“Ini menjadi alarm bagi kita semua agar lebih serius dalam memberikan perlindungan terhadap anak,” ujar Azhariyadi.

Azhariyadi menambahkan, kasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian mereka, mengingat pada tahun 2025 juga terdapat sebelas kasus kekerasan.

“Kita terus melakukan upaya pencegahan terhadap kasus kekerasan anak, baik melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta lingkungan pendidikan formal dan non formal,” tutur Azhariyadi.

Baca juga:  Warga Tanah Jambo Aye Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas Toko  

Azhariyadi juga mengajak peran aktif orangtua, pihak sekolah, dan masyarakat agar sama-sama melakukan pengawasan. Azhariyadi juga mengajak semua pihak agar melaporkan setiap kekerasan yang terjadi terhadap anak.

“Perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” kata Azhariyadi.

Azhariyadi mengaku, keterlibatan semua pihak penting untuk mendukung program Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, yang menargetkan Pidie Jaya menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA). [] (rissan/ah)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terbukti Main Slot, Kejaksaan Pidie Jaya Cambuk Seorang Warga Meureudu  
Polres Pidie Jaya Sambut Jenazah Korban Kecelakaan di Palembang
Satreskrim Polres Bireuen Peragakan 22 Adegan Kasus di Peudada
Harga Minyakita di Pidie Jaya Dijual di Atas HET
Polres Bireuen Bongkar Kasus Meninggalnya Dua Remaja di Peudada
Terbukti Bersalah, Seorang Keuchik Di Pidie Jaya Ditahan
Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Bireuen
Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Warga Sumut Turut Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:44

Terbukti Main Slot, Kejaksaan Pidie Jaya Cambuk Seorang Warga Meureudu  

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:11

Polres Pidie Jaya Sambut Jenazah Korban Kecelakaan di Palembang

Senin, 4 Mei 2026 - 14:46

Satreskrim Polres Bireuen Peragakan 22 Adegan Kasus di Peudada

Kamis, 30 April 2026 - 17:13

Harga Minyakita di Pidie Jaya Dijual di Atas HET

Kamis, 30 April 2026 - 04:45

Awal Tahun 2026, 5 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Pidie Jaya

Berita Terbaru