Terkait Krisis Air Bersih, Ini Kata Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Meureudu  | Lugas.co

Terkait Krisis Air Bersih, Ini Kata Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Meureudu 

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pipa Air Bersih Milik Perusahaan Daerah Air Munim (PDAM) Tirta Mon Krueng Meureudu, Pidie Jaya. Foto : Ist

Kondisi Pipa Air Bersih Milik Perusahaan Daerah Air Munim (PDAM) Tirta Mon Krueng Meureudu, Pidie Jaya. Foto : Ist

PIDIE JAYA, LUGAS.CO  Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Krueng Meureudu, Pidie Jaya, menjelaskan bahwa, pihaknya sedang mengupayakan pembersihan pipa jaringan air yang tersumbat lumpur paca banjir susulan.

“Pipa jaringan air bersih PDAM tersumbat dan petugas sedang mengupayakan pembersihan,” kata Plt. Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Meureudu, Wandi, ST., menjawab Lugas.co, Senin, 4 Mei 2026, via sambungan seluler.

Kata Wandi, paska banjir besar akhir November 2025, sebagian besar jaringan PDAM sudah beroperasi kembali, namun jaringan air bersih tersebut kembali tersumbat pada saat banjir susulan yang menerjang Pidie Jaya, Rabu, 8 April 2026.

Baca juga:  Ribu Masyarakat Pidie Jaya Padati Puncak Perayaan 1 Muharram 1448 Hijriah

“Sejak tanggal 9 April sampai 4 Mei 2026, petugas sudah membersihkan sendimen dari saluran air bersih di sejumlah tempat,” ucap Wandi.

Kata Wandi, petugas sudah membersihkan saluran intake dari sedimen lumpur, batu dan kayu gelondongan. Selain itu, juga dilakukan pembersihan dan pengurasan saluran pembawa air baku.

“Kita juga sudah membersihkan dan pengurasan bak penampung dan pengurasan/flashing pipa dari sedimen baru sepanjang 250 meter,” tambah Wandi.

Baca juga:  Meriahkan Hut Bhayangkara Ke 80, Turnamen Piala Kapolres Pidie Jaya Resmi Bergulir

Wandi mengaku, masih terdapat 200 meter pipa yang harus dilakukan pengurasan dan membutuhkan alat berat, karena berada di kedalam 4 sampai 5 meter di bawah permukaan tanah.

“Untuk kegiatan pembersihan, petugas terus bekerja, namun terdapat kendala, karena pipa berada di kedalaman 5 meter dari permukaan tanah, sehingga membutuhkan alat berat, dan sampai saat ini belum ada dukungan alat berat,” jelas Wandi.

Wandi merincikan detil kerusakan yang terjadi pasca banjir susulan diantaranya, saluran intek seluas 10 x 1.5 x 3 M tertimbun batu, lumpur dan kayu. Selain itu, saluran pembawa air baku sepanjang 70 x 2 x 1.5 meter dalam kondisi tertimbun lumpur dan batuan dengan kisaran 85 persen.

Baca juga:  Meriahkan HUT Pidie Jaya Ke 19, DSI Bakal Gelar Festival Islami

“Bak penampung seluas 12 x 7 x 3 meter dengan kondisi 80 persen tertimbun lumpur dan jaringan transmisi Galvanis dan HDPE diameter 500 mm sepanjang 450 meter penuh sedimen lumpur,” tambah Wandi.

Wandi mengaku, pihaknya sedang melakukan commissioning untuk memastikan bahwa pipa sudah bisa difungsikan secara darurat atau masih mengalami sumbatan parah. [] (rissan/ah)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dek Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah
Pemerintah Gampong Buket Guru Rayakan Tahun Baru Islam, Turut Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim
Ribu Masyarakat Pidie Jaya Padati Puncak Perayaan 1 Muharram 1448 Hijriah
Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval HUT Pidie Jaya, Tampilkan Ragam Kreativitas

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:47

Dek Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:56

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:30

Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:44

Pemerintah Gampong Buket Guru Rayakan Tahun Baru Islam, Turut Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru

Plt Kalaksa BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, ST. Foto : Ist

Daerah

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Sabtu, 20 Jun 2026 - 05:56