Sekda Aceh Taqwallah: Suksesnya Sosialisasi Campak Harus Dilakukan Secara Humanis

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humas Prov Aceh

Humas Prov Aceh

LHOKSUKON – LUGAS | Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengatakan, demi menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), perlu dilakukan pendekatan humanis dan sosialisasi efektif untuk menekan penyebaran campak, polio, pertusis, rubela, difteri, hepatitis B, pneumonia dan meningitis.

“Para petugas imunisasi, para tenaga kesehatan harus mampu menjelaskan dengan bahasa yang sederhana tentang pentingnya vaksinasi ini kepada masyarakat, agar masyarakat paham dan mengantarkan anak-anaknya ke gerai vaksinasi yang ada,” ujar Sekda pada acara pencanangan BAIN tahun 2022 untuk tingkat Aceh di Dayah Putra Nurul Huda Paloh Gadeng, Kamis, 19 Mei 2022.

Menurutnya, akumulasi anak dalam jumlah tertentu yang tidak mendapat imunisasi rutin lengkap, mengakibatkan tidak terbentuknya kekebalan kelompok atau Herd Immunity. Akibatnya akan menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) bahkan wabah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di awal tahun 2022, ujar Sekda Taqwallah telah terjadi peningkatan kasus campak rubela yang signifikan di awal tahun 2022. Selain itu, kasus difteri yang dilaporkan juga semakin meningkat. Di tahun 2022, sudah 20 provinsi yang melaporkan peningkatan kasus difteri. Bila tidak ditangani serius, maka penularan penyakit ini akan semakin meluas.

Jika gagal, maka Indonesia dan Aceh akan berisiko gagal mencapai target eliminasi Campak rubela pada tahun 2023, gagal mempertahankan Indonesia Bebas Polio yang telah dicapai sejak 2014.

“Oleh karena itu, Bulan Imunisasi Anak Nasional merupakan solusi untuk mencegah meluasnya berbagai virus tersebut. Imunisasi Campak Rubela ini akan menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Mari kita sukseskan bersama,” imbau Sekda.

Bulan Imunisasi Anak Nasional terdiri dari 2 kegiatan, yaitu Imunisasi tambahan (Campak Rubela), dan Imunisasi kejar/catch up (OPV: polio tetes, IPV: Polio suntik, dan DPT-HB-Hib: Difteri Pertusis Tetanus-Hepatitis B-Hemofilus Influenza). Imunisasi kejar berupa pemberian satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi dasar maupun lanjutan bagi anak yang belum menerima dosis vaksin sesuai usia.

Imunisasi tambahan adalah pemberian 1 dosis imunisasi Campak-Rubela tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Nantinya, kegiatan BIAN dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan yaitu Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah Sakit Pemerintah, Rumah Sakit Swasta, Rumah Sakit/klinik TNI dan Polri, Klinik, Praktik Dokter Swasta, Tempat Praktik Mandiri Bidan dan Fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Selain di fasilitas pelayanan kesehatan, BIAN juga dapat dilakukan di pos pelayanan imunisasi seperti Pos pelayanan di sekolah atau satuan pendidikan maupun pesantren dan Pos pelayanan komunitas seperti di Posyandu.

“Terimakasih saya ucapkan kepada semua pihak yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya Bulan Imunisasi Anak Nasional tingkat Aceh ini. Semoga usaha dan kerja keras kita memperoleh hasil maksimal dan mendapat ridha dari Allah,” pungkas Sekda.

Sementara iti, pimpinan Dayah Darul Huda Paloh Gadeng Tgk H Zunuwanis, dalam sambutannya menegaskan dukungannya atas upaya Pemerintah melindungi masyarakatnya melalui pencanangan BIAN ini.

Kami warga Dayah Paloh Gadeng, sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh melalui pencanangan imunisasi ini, karena ini adalah salah satu upaya membentuk kekebalan untuk mencegah dari paparan virus ini,” ujar Tgk Zunuwanis.

Dayah Darul Huda Paloh Gadeng didirikan pada tahun 1987, saat ini Dayah Paloh Gadeng mampu menampung santri sebanyak 2.500 santriwan dan santriwati.

Pencanangan BIAN di Dayah Daru Huda Paloh Gadeng juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri, Kadinkes Aceh Utara Amir, Ketua TP PKK Aceh Utara Cut Ratna.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pilkada di Aceh Terancam Batal dan Digugat Secara Hukum
Musda Sukses, ini Tujuh Presidium KAHMI Bireuen
Stok Pangan Menipis di Pelosok Singkil, Pemerintah Adakan Pangan Murah
Kanwil Kemenag Aceh Umum Jadwal Pemulangan Jemaah Haji
Blang Mee Sembelih 25 Hewan Qurban
Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar
Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON
3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:51

Musda Sukses, ini Tujuh Presidium KAHMI Bireuen

Sabtu, 22 Juni 2024 - 21:31

Stok Pangan Menipis di Pelosok Singkil, Pemerintah Adakan Pangan Murah

Sabtu, 22 Juni 2024 - 17:02

Kanwil Kemenag Aceh Umum Jadwal Pemulangan Jemaah Haji

Selasa, 18 Juni 2024 - 13:17

Blang Mee Sembelih 25 Hewan Qurban

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:04

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Jumat, 7 Juni 2024 - 02:23

3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:25

Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi

Minggu, 14 April 2024 - 14:12

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Berita Terbaru

Foto: Tujuh Presidium KAHMI Bireuen periode 2024-2029  yang terpilih dalam Musda Ke III, Minggu (23/6)

Berita

Musda Sukses, ini Tujuh Presidium KAHMI Bireuen

Minggu, 23 Jun 2024 - 19:51

Headline

Blang Mee Sembelih 25 Hewan Qurban

Selasa, 18 Jun 2024 - 13:17