Tenunin Ambon, Ruang Regenerasi Penenun Muda | Lugas.co

Tenunin Ambon, Ruang Regenerasi Penenun Muda

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUGAS.CO, BANDUNG – Pada Rabu 4 Maret 2026, suasana hangat menyelimuti Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Maluku, saat Tenunin Ambon diresmikan. Peresmian Tenunin Ambon sendiri bagian dari program pemberdayaan penenun yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) miliki PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), yang bertujuan membuka ruang regenerasi penenun muda di Ambon. Program itu diimplementasikan oleh Yayasan Insan Bumi Mandiri (IBM).

Tenunin Ambon sendiri merupakan kelompok pemberdayaan Tenun ke sembilan di tujuh lokasi yang telah diiplementasikan sebelumnya. Pada 2018 lalu, prorgram itu hadir di Alor, dilanjutkan di Sumba Timur pada 2020, Ende pada 2021, Belu pada 2022, Sikka pada 2023, dan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada 2024.

Di Ambon sendiri, program tersebut telah berjalan sejak Juni 2025 dan telah dilakukan berbagai pendampingan dan penguatan kelompok penenun di Desa Tawiri.

Baca juga:  Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Peresmian Tenunin Ambon tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Ambon, CEO Tenunin, Manager Program IBM, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku dan Kota Ambon, serta sejumlah Kepala Dinas dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran para pihak tersebut menjadi tanda kuatnya dukungan terhadap pelestarian dan pengembangan tenun sebagai identitas budaya, sekaligus sumber penghidupan masyarakat.

Sekdako Ambon, Robert Sapulette pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada PT SMI dan Insan Bumi Mandiri (IBM) atas inisiatif program pemberdayaan tersebut.

“Kehadiran Tenunin Ambon sangat penting untuk mendorong regenerasi penenun muda, bahkan kini banyak anak muda, termasuk laki-laki yang mulai menenun. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung dan bersinergi untuk perkembangan tenun di Ambon,” ungkap Robert.

Melalui program pemberdayaan tersebut, PT SMI dan IBM menghadirkan sentra produksi dan galeri tenun bagi para penenun Ambon. Berbagai kegiatan penguatan juga dilakukan, mulai dari bantuan alat tenun, kaderisasi penenun muda, riset dan pengembangan produk berbasis pewarna alami, hingga pelatihan literasi keuangan dan pemasaran.

Baca juga:  Warga Suwak Temukan Mayat Mengapung di Krueng Peusangan

Sementara itu, CEO Tenunin, Anggara Sutisna berharap, sentra tenun tersebut dapat tumbuh menjadi ruang bagi pembangunan ekonomi, budaya, dan regenerasi penenun Muda di Ambon.

“Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang terbangun dari semua pihak,” ujar Anggara.

Kehadiran Tenunin Ambon menjadi angin segar bagi penenun Ambon yang telah lama menekuninya. Peresmian Tenunin itu memberikan makna dan momen yang berarti. Dukungan yang diberikan berbagai pihak dengan mengadakan sentra tenun membuka semangat baru bagi pegiat tenun di Ambon agar semakin bersemangat dalam melestarikan tenun Ambon.

Baca juga:  Jembatan Aramco Ke-3 Diresmikan di Pidie, Akses Petani Buloh Reubee Makin Lancar  

“Saya sudah memulai menenun di Ambon sejak tahun 1990, dan kami termasuk orang yang memulai perkembangan tenun di Kota Ambon ini,” kata seorang penenun Ambon, Yohana Sambonu.

Kata Yohana Sentra ini menjadi yang pertama hadir di Ambon. Semoga dengan banyaknya bantuan dan kegiatan ini, tenun kami bisa semakin maju,” kata seorang penenun, Yohana Sambonu.

Melalui program CSR ini, PT SMI bersama IBM berupaya memastikan bahwa tenun dapat berkembang sebagai warisan budaya sekaligus sebagai sumber ekonomi yang berkualitas. Tenunin Ambon diharapkan menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan harapan baru bagi para penenun serta generasi muda yang ingin melanjutkan tradisi dengan inovasi. [] ()

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong
De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah
Pemerintah Gampong Buket Guru Rayakan Tahun Baru Islam, Turut Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim
Ribu Masyarakat Pidie Jaya Padati Puncak Perayaan 1 Muharram 1448 Hijriah

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:47

De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:30

Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:53

Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah

Berita Terbaru