PIDIE JAYA, LUGAS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya menetapkan 3.069 penerima hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu, pada akhir November 2026, lalu.
“Berdasarkan hasil verifikasi, terdapat 3.069 penerima Huntap di Pidie Jaya dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa, ST, Jum’at, 19 Juni 2026.
Kata Okta, dari 3.069 penerima huntap, 2.330 huntap akan dibangun secara mandiri, dan sisanya 739 akan dibangun secara terpusat.
“Untuk mendukung pembangunan huntap tersebut, Pemkab Pidie Jaya sudah memiliki lahan seluas 2 hektar di Desa Pohroh Kecamatan Meureudu,” sebut Okta.
Okta mengaku, lahan seluas 2 hektare tersebut masih kurang, namun pemerintah daerah sedang mencari lahan tambah seluas 12 hektar.
“Pembangunan huntap akan dilaksanakan pada tahun ini, sebagaimana hasil dari koordinasi dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” tutur Okta.
Okta mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPB, agar mempercepat pembangunan huntap.
“Besar kemungkinan, sekitar bulan Juli Insya Allah akan dimulai tahapannya,” pungkas Okta. [] (ris/ah)







