Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari | Lugas.co

Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA, LUGAS.CO – Seorang pria lanjut usia (lansia) di Desa Matang Rubek, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Zakaria bin Abdullah (71) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, pada Kamis, 18 Juni 2026, siang. Korban diduga telah  meninggal dunia sekitar lima hari lalu.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Langkahan, Ipda Irvan mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan Sekretaris Desa (Sekdes) Matang Rubek, Zainal Abidin.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, Sekdes setempat mendatangi rumah korban untuk menyerahkan kupon penerima bantuan sembako. Namun setelah beberapa kali mengetuk pintu dan memberi salam, tidak ada jawaban, saksi juga menaruh curiga, karena mencium aroma tidak sedap, sehingga saksi memaksa masuk melalui pintu belakang,” kata Ipda Irvan.

Baca juga:  Polres Pidie Jaya Bersama Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pascabanjir di Meureudu

Kata Ipda Irvan, saksi menemukan korban telah meninggal dunia di atas tempat tidurnya dengan kondisi jasad sudah membusuk. Ipda Irvan menambahkan, setelah penemuan itu, saksi memberitahukan kepada keluarga korban yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.

“Setelah memberitahukan informasi itu, saski bersama dua adik korban kembali mendatangi rumah korban untuk memastikan korban telah meninggal dunia,” sebut Ipda Irvan.

Baca juga:  Pria Tuna Rungu Wicara di Aceh Utara Serang Ibu dan Anak

Ipda Irvan menambahkan, dari hasil keterangan para saksi, korban ditemukan terbaring di atas kasur di dalam kamar dengan menggunakan kelambu.

“Kondisi fisik jenazah sudah menghitam dan mengalami pembusukan,” terang Ipda Irvan.

Ipda Irvan mengaku, perangkat gampong menghubungi petugas kesehatan dari Puskesmas Simpang Tiga dan pihak terkait lainnya untuk mengevakuasi jenazah tersebut.

“Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun membawa jenazah ke fasilitas kesehatan. Keluarga meyakini korban meninggal dunia secara wajar karena faktor usia dan kondisi kesehatan yang menurun, serta menginginkan jenazah segera dimakamkan mengingat kondisi tubuh yang sudah membusuk,” tutur Ipda Irvan.

Baca juga:  Terkait Krisis Air Bersih, Ini Kata Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Meureudu 

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas penyelenggara fardu kifayah gampong dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), sebelum dimandikan, dikafankan, disalatkan dan dimakamkan di area belakang rumah almarhum.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi serta keluarga, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana. Namun demikian, kami tetap melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi-saksi untuk memastikan tidak ada unsur pidana,” tutup Ipda Irvan. [] (mktr/ah)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana
Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua
Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong
De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah
Pemerintah Gampong Buket Guru Rayakan Tahun Baru Islam, Turut Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:41

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40

Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:56

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Berita Terbaru