2 Warga Langkahan Disambar Petir, 1 Orang Meninggal   | Lugas.co

2 Warga Langkahan Disambar Petir, 1 Orang Meninggal  

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Khalis Multazan (9) saat di rujuk ke Rumah Sakit Umum Derah Cut Mutia. Foto : Ist

Korban Khalis Multazan (9) saat di rujuk ke Rumah Sakit Umum Derah Cut Mutia. Foto : Ist

ACEH UTARA, LUGAS.CO – Dua warga Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara dilaporkan disambar petir pada saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan itu, Senin, 13 April 2026.

Peristiwa naas itu menyebabkan korban Zakaria (51) dilaporkan meninggal dunia, sementara Khalis Multazan (9) dilaporkan mengalami luka-laka.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar, mengungkapkan kejadian itu terjadi pada saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan itu.

Baca juga:  Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Warga Sumut Turut Diamankan

“Petir pertama sekali menghantam meteran listrik rumah Rusli (saksi) dengan suara ledakan hebat,” ujar Iptu Edi.

Kata Iptu Edi, setelah kejadian itu, Salmina yang merupakan istri korban Zakaria datang dan meminta pertolongan untuk membantu suaminya yang tersambar petir di dalam rumah.

“Mendengar informasi tersebut, saksi langsung menuju rumah korban untuk memberikan pertolongan. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di bagian dapur rumah korban,” jelas Iptu Edi.

Baca juga:  Bupati : Musrenbang RKPK 2027 Momentum Satukan Prioritas Pembangunan  

Iptu Edi menambahkan, saksi sempat memberikan pertolongan dengan menggosok minyak ke dada korban, namun korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Kejadian itu juga memakan korban lainnya Khalis Multazan (9) yang mengalami luka-luka. Hal itu diketahui setelah ibu korban Majidah berteriak meminta pertolongan,” jelas Iptu Edi, seraya menambahkan bahwa rumah kedua korban saling berdekatan.

“Kedua korban kemudian di bawa ke Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di puskesmas, Zakaria dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis dan dipulangkan ke rumah duka, sementara Khalis Multazam dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia untuk mendapatkan perawatan intensif,” sambung Iptu Edi. [] (mktr/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana
Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua
Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong
De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:41

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40

Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:56

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Berita Terbaru