Pasca Banjir, Masyarakat kesulitan Air Bersih | Lugas.co

Pasca Banjir, Masyarakat kesulitan Air Bersih

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fadli, Masyarakat Gampong Meunasah balek. Foto: Rissan

Fadli, Masyarakat Gampong Meunasah balek. Foto: Rissan

Pidie Jaya – LUGAS.CO | Pasca banjir bandang dan longsor sejumlah desa di wilayah kabupaten Pidie Jaya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Salah satu masyarakat Gampong Meunasah balek, Fadli kepada lugas.co, Senin, 20 April kemarin, mengatakan, masyarakat Gampong Meunasah balek dan sekitarnya sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

Selama masa penanganan bencana oleh pemerintah mulai dari bulan Desember 2025 sampai bulan April 2026, pendistribusian air bersih hanya berfokus untuk kebutuhan minum dan masak.

Baca juga:  Seekor Anak Gajah Sumatera Lahir di TN Tesso Nilo, Geopix Turut Gembira

“Selama ini pendistribusian air bersih yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi kemanusiaan lainya hanya untuk kebutuhan air minum dan masak saja, sedangkan untuk mandi dan kebutuhan lainya terpaksa kami pakai air keruh dari sungai, syukur syukur kalau ada hujan bisa kami tampung airnya,” ucapnya

Fadli juga menambah, ada upaya mandiri  masyarakat untuk mengali sumur, baik sumur bor maupun sumur cincin dengan sumber daya yang ada, tapi tidak membuahkan hasil, selain terlalu dalam air yang didapatkan keruh.

Baca juga:  Bupati Sibral Ajak Awak Media Bersinergi Membangun Pidie Jaya

Dalam hal ini, masyarakat Meunasah belek sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah maupun donatur lainnya untuk dapat membantu mengatasi kesulitan-kesulitan air.

“Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah maupun pihak donatur, kalau ada sumur bor yang kapasitasnya besar itu sangat membantu kami, karena kesulitan air bersih yang kami rasakan tidak hanya pasca banjir, sebelum banjir kami juga kesulitan air bersih .” ucap Fadli dengan penuh harap. [RS]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana
Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua
Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong
De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:41

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40

Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:56

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Berita Terbaru