Safrizal : 104 Unit Huntara Selesai Dibangun, 42.700 Hektar Sawah Dibersihkan | Lugas.co

Safrizal : 104 Unit Huntara Selesai Dibangun, 42.700 Hektar Sawah Dibersihkan

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUGAS.CO, BANDA ACEH – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Aceh menyebutkan bahwa, pemerintah telah membangun 104 unit hunian tetap (huntap) dan pembersihan 42.700 hektare lahan sawah yang tertimbun lumpur.

Informasi itu disampaikan Kepala Posko PRR Wilayah Aceh, Safrizal pada media gathering yang digelar di The Pade Hotel, Banda Aceh, Selasa, 7 April 2026.

Safrizal mengaku, proses pemulihan pascabencana di Aceh berjalan lancar dan menunjukkan progres yang cukup signifikan di berbagai sektor strategis.

Baca juga:  Mualem Cabut Pergub JKA

“Pemulihan pascabencana relatif berjalan cepat dengan capaian yang cukup baik. Sejumlah infrastruktur, baik fasilitas kesehatan, jembatan, rumah ibadah, sektor pendidikan, hingga akses jalan, ada yang sudah rampung 100 persen,” sebut Safrizal.

Safrizal menambahkan, upaya rehabilitasi dilakukan secara bertahap di 19 kabupaten dan kota di Aceh, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat.

“Aktivitas masyarakat mulai kembali pulih. Sebagian besar pasar dan pusat kuliner telah beroperasi, meskipun masih terdapat beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah dan Nagan Raya yang masih dalam proses pemulihan,” tutur Safrizal.

Baca juga:  ICJL Dorong Penguatan Transportasi Massal dan Transisi Berkeadilan

Safrizal mengaku, pemulihan ekonomi masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah. Safrizal mengaku bersyukur, sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat sudah kembali berjalan.

“Pemerintah berharap, seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar dan tepat waktu, dengan pengawasan yang berkelanjutan serta bersinergi lintas sektor,” harap Safrizal.

Safrizal mengaku optimistis, dengan kolaborasi semua pihak, proses pemulihan dapat dilakukan secara tuntas dan masyarakat dapat menjalani kehidupan secara normal.

Sekedar informasi, media gathering tersebut turut menghadirkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I. [] (mis/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana
Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua
Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong
De’ Boy Nahkodai KNPI Pidie Jaya, Usung Misi Pembangunan Untuk Pidie Jaya Meusyuhu  
Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap
Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu
Seorang Lansia di Matang Rubek Ditemukan Meninggal, Diduga Sudah Lima Hari
Pemulihan Pascabencana Lamban, Pemerintahan Pidie Jaya Disuguhi Rapor Merah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:41

Sekda Pidie Jaya Serukan OPD Perkuat Kinerja dan Publikasi Penanganan Pascabencana

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40

Bupati Sibral Malasyi Kukuhkan 60 Tagana Muda Kecamatan Meurah Dua

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17

Pemkab Pidie Jaya Monitoring Pilchiksung Serentak di 31 Gampong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:56

Pemkab Pidie Jaya Tetapkan 3.069 Penerima Huntap

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:34

Pemerintah Gampong Blang Sialet Tekan Angka Stunting Melalui Posyandu

Berita Terbaru