Tanpa Pesan, Zulhaki Menghilang, Orang tua Menanti Tanpa Kepastian | Lugas.co

Tanpa Pesan, Zulhaki Menghilang, Orang tua Menanti Tanpa Kepastian

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulhaki, korban yang dilaporkan menghilang dari rumah. Foto : Ist

Zulhaki, korban yang dilaporkan menghilang dari rumah. Foto : Ist

Zulhaki (12), warga Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, dikabarkan telah menghilang selama 17 hari, setelah Ia pergi dari rumah tanpa pesan apapun, pada Rabu, 25 April 2026, lalu.

Kepergian Zulhaki yang masih tercatat sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Pidie Jaya itu membuat orang tuanya cemas dan sedih. Kini, tidak seorangpun yang mengetahui keberadaan sosok yang dikenal pendiam dan dekat dengan keluarga itu.

Iswar Nurdin, orang tua Zulhaki yang tinggal di sebuah rumah sederhana di Deah Pangwa, terus menatap jalan desa, menanti kepulangan sibuah hatinya, tanpa kepastian.

Baca juga:  Bupati Syibral Sambut Kunjungan Kajati Aceh, Laksanakan Adhyaksa Peduli Stunting

Dengan suara lirih bercampur cemas dan sedih, Bang Wan, mengisahkan, bahwa putranya pergi begitu saja, setelah diduga terjadi perselisihan kecil dengan sang paman.

“Saya tidak lagi mempersoalkan kejadian itu, namun saya ingin menemukan kembali anak saya,” ucap Bang Wan, kepada awak media, Selasa, 12 Mei 2026.

Bagi Bang Wan, kehadiran Zulhaki sangat berharga, karena selama ini menjadi penghibur ditengah kerasnya perjuangan dirinya mencari nafkah sebagai tukang pijat keliling.

“Yang penting anak saya pulang dulu. Saya tidak marah. Saya cuma ingin melihat dia selamat,” tutur Bang Wan.

Kepergian Zulhaki meninggalkan luka mendalam bagi keluarga kecil itu. Pada saat peristiwa itu terjadi, Bang Wan mengaku sedang berada di Banda Aceh untuk bekerja. Sementara Zaki, begitu anak itu biasa disapa, tinggal bersama nenek dan pamannya.

Baca juga:  Terbukti Bersalah, Seorang Keuchik Di Pidie Jaya Ditahan

“Tidak ada firasat buruk sebelumnya. Tidak ada pesan perpisahan. Anak itu pergi begitu saja, meninggalkan rumah dan kerinduan yang kini menggantung di hati saya,” ucap Bang Wan.

Bang Wan mengaku, hubungan dirinya dengan Zulhaki sangat manja. Bahkan, pada setiap malam, sang anak terbiasa tidur bersama.

“Wajah putranya terus terbayang di pelupuk mata. Kesedihan itu semakin terasa ketika malam tiba, tanpa keberadaannya di samping,” kisah Bang Wan.

Bang Wan mengaku, sebagai orangtua dengan penghasilan pas-pasan, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menemukan sibuah hatinya. Bang Wan mengaku, dirinya hanya bisa mencari anak kesayangan ke berbagai tempat, namun belum membuahkan hasil.

Baca juga:  Kunjungi Pidie Jaya, Wamendiktisaitek Tinjau Program Pemberdayaan Masyarakat

“Foto Zulhaki telah saya unggah di berbagai media sosial. Saya juga meminta bantuan kerabat, teman, dan masyarakat luas agar memberi informasi, bila melihat Zulhaki,” tutur Bang Wan.

Bang Wan berharap, kepedulian semua pihak agar mempertemukan dirinya dengan Zulhaki dan orang-orang yang mencintainya. Bang Wan juga meminta kepada warga yang pernah meilihat atau mengetahui keberadaan Zulhaki, agar memberitahukan kepada keluarga melalui nomor Hand Phone 0823-1653-6135.

Semoga, Zulhaki segera ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarganya. [] (ris/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:02

Tanpa Pesan, Zulhaki Menghilang, Orang tua Menanti Tanpa Kepastian

Berita Terbaru