Rayakan Satu Dekade Pengabdian, Yayasan IBM Hadirkan Voluntara di Lombok dan Bandung | Lugas.co

Rayakan Satu Dekade Pengabdian, Yayasan IBM Hadirkan Voluntara di Lombok dan Bandung

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen hangat antara relawan, anak-anak pejuang kanker, serta orang tua dalam Voluntara Lite. Foto : Dok Yayasan IBM

Momen hangat antara relawan, anak-anak pejuang kanker, serta orang tua dalam Voluntara Lite. Foto : Dok Yayasan IBM

BANDUNG, LUGAS.CO – Pengabdian Insan Bumi Mandiri (IBM) untuk negeri memasuki satu dekade atau sepuluh tahun. IBM merayakan satu dekade dengan menghadirkan program Voluntara yang berlangsung di Lombok dan Bandung, yang dikemas dalam bentuk Voluntara Dedicated dan Voluntara Lite.

Voluntara Dedicated berlangsung selama dua hari dengan fokus pada anak-anak sekolah, pemuda, serta guru di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Disana, IBM melibatkan enam relawan yang berasal dari lintas pulau dan negara seperti Makassar, Solo, Bandung, Bekasi, Kalimantan, dan Malaysia.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara partisipatif, di mana para relawan terlibat aktif dalam setiap kegiatan yang berlangsung. Rangkaian kegiatan pertama dilakukan di MTs dan MIS Al-Hidayah, Gunung Mareje, Dusun Aik Mual, Kec. Lembar, Lombok, diawali dengan penyerahan sepatu kepada para siswa.

Momen ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi siswa yang membutuhkan sepatu, karena anak-anak sekolah tidak memiliki sepatu. Penyerahan dilakukan di awal kegiatan, agar anak-anak dapat merasa nyaman selama kegiatan Voluntara berlangsung.

Dalam Voluntara Dedicated, sasaran kegiatan ditujukan kepada siswa, guru, dan pemuda lokal. Fokus kegiatan dengan siswa sekolah adalah edukasi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui media yang interaktif.

Fokus kegiatan dengan guru sekolah dapat menjadi transfer ilmu dan pendekatan dalam mengajar di daerah pedalaman. Sedangkan bagi pemuda lokal, menjadi langkah strategis untuk menciptakan local heroes melalui pelatihan dasar kepemimpinan dan digital storytelling.

Kegiatan di sekolah bersama siswa  dirancang untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada anak-anak terkait cita-cita yang ingin diraih melalui media yang menarik serta pemahaman tentang penggunaan 4 kata ajaib seperti kata tolong, maaf, permisi, dan terima kasih agar anak-anak terbiasa menggunakan kata tersebut.

Baca juga:  ICJL Dorong Penguatan Transportasi Massal dan Transisi Berkeadilan

Selain kegiatan bersama siswa, Voluntara Dedicated juga melibatkan guru. Relawan mengadakan sesi berbagi, refleksi, dan diskusi bersama guru MTs dan MIS Al-Hidayah terkait tantangan mengajar di tengah keterbatasan, perspektif kesuksesan yang tidak terbatas pada profesi tertentu, serta pemanfaatan kekayaan alam dan kondisi desa sebagai pendekatan dalam pembelajaran.

Pendekatan kepada pemuda lokal Lombok juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Mereka dilibatkan sebagai calon penggerak program melalui pelatihan kepemimpinan dasar, problem solving, penyusunan action plan, dan pelatihan digital storytelling. Seluruh rangkaian Voluntara Dedicated disambut baik oleh anak-anak, guru, dan pemuda, serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Direktur Insan Bumi Mandiri, Zulfa Faizah, Kamis, 30 April 2026, mengungkapkan, pelaksaan program Voluntara Dedicated di MI dan MTs Al Hidayah, mendapat respon positif dan meningkatkan semangat belajar anak-anak yang sangat tinggi dalam berbagai keterbatasan yang ada.

“Para guru pun terus berupaya menghadirkan metode pembelajaran yang variatif di tengah tantangan yang mereka hadapi,” ungkap Zulfa.

Baca juga:  Tenunin Ambon, Ruang Regenerasi Penenun Muda

Melalui Voluntara Dedicated, sambung Zulfa, mereka berupaya memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

“Meski berlangsung dalam waktu singkat dan belum dapat memberikan dampak besar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang bermakna bagi mereka,” ucap Zulfa.

Voluntara di Bandung Jadi Ruang Ekspresi

Di sisi lain, dengan lokasi yang berbeda, Voluntara Lite dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh delapan relawan yang berasal berbagai daerah seperti Bandung, Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan yang secara bersama berpartisipasi penuh dalam rangkaian kegiatan di Bandung.

Voluntara Lite menjadi ruang berbagi semangat bagi anak-anak pejuang kanker di Yayasan Rumah Cinta Anak Kanker, Bandung. Beragam kegiatan dirancang dengan menyenangkan sekaligus ruang belajar, melalui pendekatan healing dan art therapy. Kegiatan seperti “Puzzle Harapan”, “Treasure Hunt”, dan “Totebagku, Warnaku”. Kehangatan kegiatan terasa dari senyuman anak-anak, dengan para relawan yang setia mendampingi di setiap momen.

Kegiatan yang dirancang bertujuan untuk mengajak anak-anak mengekspresikan mimpi, belajar mencintai lingkungan, serta menuangkan perasaan melalui karya kreatif. Antusiasme terlihat dari beragam cita-cita yang mereka bagikan, mulai dari dokter hingga pelukis, yang menjadi harapan untuk masa depan.

Baca juga:  Sosok Lena Herliana, Hadirkan Revolusi Transportasi Inklusif di Indonesia 

“Voluntara bagi aku sendiri meninggalkan kesan yang bermakna, karena aku baru pertama kali berhadapan dengan adik-adik pejuang kanker yang luar biasa sekali punya mimpi yang besar, yaitu menjadi dokter. Ketika ditanya kenapa ingin menjadi dokter? Adik menjawab dengan lantang bahwa dia ingin menyembuhkan banyak orang,” ucap Sapitri, salah satu relawan yang terlibat di Voluntara Lite.

Selain itu, orang tua juga dilibatkan melalui sesi pendampingan bersama psikolog. Sesi ini menjadi ruang aman untuk berbagi sekaligus memberikan edukasi tentang stres, resiliensi, dan mindful parenting dalam suasana yang hangat dan penuh refleksi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Insan Bumi Mandiri atas kegiatan ini. Voluntara memberikan secercah kebahagiaan bagi anak-anak sekaligus ruang yang berarti bagi para orang tua untuk berbagi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Ibu Faridah, Pembina Yayasan Rumah Cinta Anak Kanker.

Ke depan, Voluntara diharapkan dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi yang melibatkan relawan, masyarakat, dan berbagai pihak, sehingga manfaat yang dihadirkan dapat menjangkau lebih luas dan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Insan Bumi Mandiri (IBM) akan terus berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, melalui pendekatan yang partisipatif dan berbasis kolaborasi.  [] (red/ah)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosok Lena Herliana, Hadirkan Revolusi Transportasi Inklusif di Indonesia 
ICJL Dorong Penguatan Transportasi Massal dan Transisi Berkeadilan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:57

Rayakan Satu Dekade Pengabdian, Yayasan IBM Hadirkan Voluntara di Lombok dan Bandung

Jumat, 24 April 2026 - 09:38

Sosok Lena Herliana, Hadirkan Revolusi Transportasi Inklusif di Indonesia 

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:04

ICJL Dorong Penguatan Transportasi Massal dan Transisi Berkeadilan

Berita Terbaru

Hukum

Harga Minyakita di Pidie Jaya Dijual di Atas HET

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:13

Proses pencarian korban oleh petugas SAR Pidie. Foto : Ist

Daerah

Korban Terseret Arus Sungai di Pidie Belum Ditemukan

Kamis, 30 Apr 2026 - 05:16