Tinjau Sawah Rusak di Pijay, TA Khalid Janji Bantu Bibit Palawija   | Lugas.co

Tinjau Sawah Rusak di Pijay, TA Khalid Janji Bantu Bibit Palawija  

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, T.A. Khalid bersama Satgas Galapana saat meninjau sawah rusak di  Pidie Jaya, Jum’at, 22 Mei 2026. Foto : Ist

Anggota DPR RI, T.A. Khalid bersama Satgas Galapana saat meninjau sawah rusak di Pidie Jaya, Jum’at, 22 Mei 2026. Foto : Ist

PIDIE JAYA, LUGAS.COAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, T.A. Khalid bersama Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Satgas Galapana), meninjau kondisi sawah rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor di  Pidie Jaya, Jum’at, 22 Mei 2026.

Kedatangan TA Khalid bersama Satgas Galapana di Pidie Jaya disambut Wakil Bupati, Hasan Basri.

TA Khalid bersama Satgas Galapana didampingi Wabup Hasan Basri melihat lansung kerusakan sawah akibat tertimbun lumpur. Selain itu, mereka juga melihat kondisi Kreung Meureudu yang dangkal, akibat sendimentasi.

Baca juga:  Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Bireuen

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri pada kesempatan itu mengatakan, 1.112 hektar sawah di Pidie Jaya masuk katagori rusak ringan dan 141 hektar masuk katagori rusak sedang, dan dalam proses pembersihan.

“255 hektar masuk dalam katagori rusak berat dengan ketebalan lumpur setinggi 1 meter sampai 1,5 meter,” ujar Hasan Basri.

Hasan Basri menambahkan, pihaknya telah melakukan survey kelanyakan tanaman pada sawah dengan katagori rusak berat.

Baca juga:  DLH Pidie Jaya Distribusi 60 Tong Sampah Untuk Huntara

“Berdasarkan hasil survey, disana biasa ditanami tanaman palawija, sepeti Jagung, Kacang dan Bawang, namun yang jadi masalahnya adalah air,” ungkap Hasan Basri.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Wabup Hasan Basri, TA Khalid mengaku siap memfasilitasi bibit tanaman palawija bagi petani yang mengalami kerusakan sawah.

“Mohon disiapkan CPCL, agar bisa diberikan bibit palawija,” kata TA. Khalid.

TA Khalid menambahkan, penanganan sawah rusak akibat terdampak banjir harus selesai pada awal Juni 2026. TA Khalid berjanji untuk memfasilitasi kebutuhan air bagi petani.

Baca juga:  Terkait Krisis Air Bersih, Mahasiswa Pijay Desak PDAM dan Bupati Bertanggungjawab  

“Kita akan mengupayakan pembangunan sumur bor skala besar. Karena itu, pemerintah harus menyiapkan lokasi pembangunan,” tambah TA Khalid.

Sementara itu, sambung TA Khalid, normalisasi sungai Meureudu juga harus dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan.

“Normalisasi sungai Meureudeu kita upayakan pada tahun ini,” ucap TA Khalid. [] (ris/ah)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sibral Ajak Awak Media Bersinergi Membangun Pidie Jaya
Pemkab Pidie Jaya Gelar Pengajian Rutin Bersama Abu Mudi, Perkuat Pemahaman Syariat Islam  
8 Kamar Huntara di Pidie Jaya Rusak, Warga Kembali Mengungsi
Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Pidie Jaya Sidak Pasar  
Tinjau Water Intake dan WTP, Bupati Sibral Pastikan Air Bersih Kembali Normal
Sejumlah Huntara di Pidie Jaya Rusak Diterpa Angin Kencang  
PMI Pidie Jaya Bantu Korban Kebakaran di Paya Baroh  
DLH Pidie Jaya Distribusi 60 Tong Sampah Untuk Huntara

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:31

Bupati Sibral Ajak Awak Media Bersinergi Membangun Pidie Jaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:38

Tinjau Sawah Rusak di Pijay, TA Khalid Janji Bantu Bibit Palawija  

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:04

Pemkab Pidie Jaya Gelar Pengajian Rutin Bersama Abu Mudi, Perkuat Pemahaman Syariat Islam  

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:46

8 Kamar Huntara di Pidie Jaya Rusak, Warga Kembali Mengungsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:27

Jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Pidie Jaya Sidak Pasar  

Berita Terbaru