Tanah Wakaf di Pidie Jaya 480 hektar, Kejari Inisiasi Pengurusan Sertifikat

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA – LUGAS.CO | Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya, menginisiasi program pengurusan sertifikat tanah wakaf dengan berkalaborasi bersama BPN dan Kemenag serta di dukungan pemerintah setempat. dari program ini, sebanyak 32 persil tanah wakaf di Daerah itu telah mengantongi sertifikat tanah.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Bambang Bachtiar, pada momentum kunjungan kerjanya ke Pidie Jaya, ikut melakukan penyerahan sertifikat tanah wakaf kepada masing-masing tokoh Gampong.

“Hari ini kita menyerahkan 32 sertifikat tanah wakaf. Program pengurusan sertifikat tanah wakaf ini kolaborasi antara Jaksa, BPN dan Kemenag, sebagai bentuk mendorong percepatan terbitnya sertifikat-sertifikat tanah wakaf,”kata Kajati Aceh, Bambang Bachtiar, Jumat 24 Juni 2022, di Pendopo Bupati Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan terbitnya sertifikat-sertifikat, secara aturan lahan-lahan hasil pemberian dermawan itu telah memiliki kepastian hukum atas kepemilikan tanah wakaf tersebut, sehingga potensi-potensi terjadinya sengketa di kemudian hari oleh pihak keluarga yang sempat mewakafkan lahan tersebut telah diminimalisir.

“Ini adalah terobosan yang sangat baik yang dilakukan oleh pak Kajari (Oktario), serta dukungan dari pak Bupati (Aiyub Abbas) karena ini merupakan salah satu bentuk kerja dalam melayani masyarakat. Dan saya sangat mengapresiasi Kejari Pidie Jaya. program pengurusan sertifikat tanah wakaf ini akan dijadikan sebagai role model dalam hal sertifikasi tanah wakaf untuk diintruksikan kepada kejari dan dilaksanakan di 22 kabupaten lain di Provinsi Aceh,” kata Bambang.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Jaya, Oktario Hartawan Ahmad, mengatakan di awal-awal dirinya dipercayakan menduduki jabatan orang nomor satu di jaksa setempat, program pertama yang dirinya gagas adalah penyertifikatan tanah tanah wakaf. total luas tanah wakaf berjumlah 480 hektar yang terbagi dalam 950 persil lebih, yang kesemuanya akan disertifikatkan.

“Tujuan kita melakukan pengurusan sertifikat tanah wakaf, ehingga dengan adanya sertifikat atas tanah-tanah wakaf tersebut, maka potensi terjadi sengketa semakin kecil, karena tanah tersebut telah memiliki kepastian hukum,”kata Oktario Hartawan. (ZULKARNAINI)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar
Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON
3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi
Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
Waka Polres Bireuen Turun Kejalan Bagikan Takjil Gratis  Kepada Masyarakat
Rakan Muda Bagikan 300 Paket Takjil di Lhokseumawe
Safari Ramadhan di Jangka, Haji Mukhlis Santuni Anak Yatim dan Serahkan Kipas Angin

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:34

Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:04

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Jumat, 7 Juni 2024 - 02:23

3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi

Minggu, 14 April 2024 - 14:12

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Senin, 4 Maret 2024 - 20:47

PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:19

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:51

Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:23

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Berita Terbaru