Takengon Jadi Destinasi Primadona Masyarakat Aceh, Hotel dan Homestay Nyaris Penuh

Kamis, 3 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu spot wisata camping di Takengon (Foto: Instagram/@explore_gayo)

Salah satu spot wisata camping di Takengon (Foto: Instagram/@explore_gayo)

TAKENGON – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah, Jumadil Enka menyatakan, Takengon saat ini menjadi salah satu kawasan wisata pilihan bagi masyarakat kabupaten/kota di Aceh.

“Sekarang kebanyakan agenda rapat kerja dari Pemerintah Aceh, OPD, maupun swasta juga kebanyakan di Aceh Tengah. Acara-acara seperti ‘family gathering’ (pertemuan keluarga) juga sering di sini,” kata dia.

Ia menjelaskan hunian hotel dan homestay saat libur akhir pekan terisi 80 persen dan sebagian hotel yang ada di kawasan tersebut penuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemberlakuan PPKM Level 1 pada September 2021 juga menjadi salah satu pertimbangan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Takengon,” katanya.

Menurutnya, pengunjung yang berwisata ke daerah penghasil kopi arabica tersebut didominasi dari Lhokseumawe, Bireuen, dan Banda Aceh

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir di masa pandemi Covic-19, pariwisata di daerah itu bahkan menunjukkan kemajuan yang menggembirakan ditandai pertumbuhan hotel dan homestay serta hadirnya destinasi wisata baru seperti kafe di seputaran kawasan Danau Lut Tawar.

Menurut dia, di tengah pandemi, ada tiga hotel berbintang yang diresmikan oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.

“Wisata kita memang sangat didukung oleh faktor iklim yang sejuk, udara bersih, jadi orang nyaman beraktivitas,” katanya.

Jumadil menuturkan peningkatan kunjungan wisata ke daerah itu membantu dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah akibat dampak pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, ekonomi masyarakat juga akan terus membaik dengan adanya tren positif khususnya bagi para pelaku usaha di sektor wisata dan masyarakat sekitarnya.

“Kita terus berbenah dan kita berharap sektor wisata kita terus berkembang dengan baik dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, baik kepada pengunjung, juga pelaku usaha, karena pandemi belum berakhir,” tuturnya. (Okezone.com)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON
Waka Polres Bireuen Turun Kejalan Bagikan Takjil Gratis  Kepada Masyarakat
Rakan Muda Bagikan 300 Paket Takjil di Lhokseumawe
Safari Ramadhan di Jangka, Haji Mukhlis Santuni Anak Yatim dan Serahkan Kipas Angin
Polres Bireuen Jaring 7 Remaja dan 9 Sepmor Tidak Standar Saat Patroli
Meugang Pertama, Harga Daging Sapi di Bireuen Capai Rp 180 Ribu dan Kerbau Rp 200 Ribu
Pemkab Pidie Jaya Entry Meeting Bersama BPK Aceh
Ratusan Warga Larut Dalam Zikir Isra Mi’raj  1445

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:34

Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:04

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Jumat, 7 Juni 2024 - 02:23

3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi

Minggu, 14 April 2024 - 14:12

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Senin, 4 Maret 2024 - 20:47

PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:19

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:51

Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:23

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Berita Terbaru