PT Waskita Karya Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Air di Aceh, Nilai Investasi Rp 30 Triliun

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, saat menerima kunjungan manajemen PT. Waskita Karya, dalam rangka membahas rencana pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA), di Meuligoe Gubernur Aceh.

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, saat menerima kunjungan manajemen PT. Waskita Karya, dalam rangka membahas rencana pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA), di Meuligoe Gubernur Aceh.

BANDA ACEH — PT Waskita Karya akan membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Aceh, dengan nilai investasi Rp 30 triliun. oleh sebab itu Pemerintah Aceh siap membantu segala bentuk investasi yang muaranya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan negara, saya berharap investasi ini bisa serius dikerjakan,” kata Gubernur, Nova Iriansyah, saat menerima kunjungan manajemen PT Waskita Karya di Meuligoe Gubernur, Sabtu, 4 Juni 2022.

Berdasarkan studi potensi PT Waskita Karya, tiga kawasan di aliran Sungai Tamiang memiliki potensi untuk dibangun bendungan yang nantinya menjadi sumber pembangkit tenaga listrik. Ketiga kawasan tersebut yaitu Desa Lesten di Gayo Lues, Desa Batu Sumbang di Aceh Timur dan Desa Pasir Putih di Bener Meriah. Bendungan yang akan dibangun di ketiga kawasan tersebut berpotensi menghasilkan pembangkit listrik sebesar 503 megawatt (MW).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Aceh berharap, investasi pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan tersebut serius dikerjakan oleh Waskita Karya. Menurutnya, setiap pembangunan pasti mengalami kendala dan tantangan. Namun itu semua dapat diatasi bila pihak perusahaan serius dan komit dengan rencana investasinya.

“Selain itu, terkait lingkungan saya yakin dengan teknologi terbaru saat ini pembangunan akan ramah lingkungan,” kata Nova.

Nova juga meyakini, hadirnya tiga kawasan pembangkit listrik tersebut menjadi keseimbangan baru yang lebih baik bagi masyarakat di sekitar. Ia yakin pembangunan tersebut akan membawa banyak manfaat baik bagi masyarakat Aceh.

Sebelumnya, Direktur Operasional III PT Waskita Karya, Gunadi, mengatakan, saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan PT Inalum untuk membangun Smelter di kawasan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Pengoperasian smelter tersebut membutuhkan suplai listrik sebesar 900 sampai 1.000 MW.

“900 mega watt ini tidak bisa dihasilkan oleh satu bendungan pembangkit listrik saja. Berdasarkan studi kami ada sungai di Aceh yang memenuhi kriteria, yaitu Sungai Tamiang, ” kata Gunadi.

Gunadi mengatakan, pihaknya nanti akan membangun bendungan untuk pembangkit listrik di tiga kawasan aliran sungai Tamiang tersebut. Ketiga kawasan tersebut masuk dalam Kabupaten Aceh Timur, Gayo Lues dan Bener Meriah. Diperkirakan pembangkit listrik di ketiga kawasan tersebut bila selesai dibangun nantinya berpotensi menghasilkan 500 mega watt.

Gunadi mengatakan, nilai investasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air tersebut bernilai sekitar Rp 30 triliun. “Setelah memenuhi berbagai tahapan perizinan dan studi, paling cepat konstruksinya bisa dimulai di tahun 2024,” ujar Gunadi.

Gunadi menyebutkan sejumlah manfaat yang didapat masyarakat Aceh jika pembangkit listrik tenaga air itu dibangun, yaitu menjadi lumbung pasokan air bersih, penyerapan tenaga kerja saat konstruksi maupun operasional PLTA, pengendali banjir dan menambah pendapatan daerah.

“Sudah satu tahun lebih untuk mencari lokasi, mudah-mudahan Tamiang ini bisa menjadi lokasi potensi yang besar dan memberi dampak yang bnyak bagi provinsi ini, baik ketersediaan air bersih maupun energi,” ujar Gunadi.

Ikut hadir mendampingi Gubernur Aceh dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Mahdi Nur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Marthunis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, A Hanan dan Direktur PT Pema Zubir Sahim. | RED

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK
Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya
Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen
15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
Termuda, Caleg DPRK Pidie Jaya ini Pastikan Satu Kursi
Oligarki Mengapa Harus Kita Lawan

Berita Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 18:23

Menteri LHK Beri Kuliah Umum Tentang Transformasi Ekonomi Lingkungan Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17