Pertamina Pesan Minyak Murah Rusia, Segini Jumlahnya..

Selasa, 5 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapal Gamsunoro Layani Top Five Biggest Oil Trading Company. (Dok: Pertamina)

Foto: Kapal Gamsunoro Layani Top Five Biggest Oil Trading Company. (Dok: Pertamina)

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) diketahui memiliki rencana untuk membeli minyak mentah dari Rusia. Rencana pembelian minyak murah dari Rusia itu kabarnya sedang dalam tahapan kajian. Jiika itu jadi, pembelian minyak mentah dari negara yang sedang berkonflik dengan Ukraina itu mencapai minimal 100 ribu barel per hari (bph) dalam satu kapal.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina, Alfian Nasution membenarkan, bahwa pembelian minyak mentah dari Rusia minimal 100 barel per hari. Namun saat ini jumlah tersebut masih dalam tahapan perencanaan.

Sehingga, besaran riil pembelian jumlah minyak hingga nilai uang yang akan digelontorkan oleh Pertamina belum dapat disampaikan secara detil. Yang terang, kata Alfian, pembelian minyak mentah dari Rusia dilakukan mengingat harganya yang lebih murah di bandingkan dengan pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi saat ini harga minyak di pasar internasional sedang tinggi-tingginya. “Namun tentunya juga kita harus memperitmbangkan berbagai aspek dan ini belum bisa saya update detail perkembangan,” kata dia kepada CNBC Indonesia dalam acara Energy Corner, Senin (4/4/2022).

Seperti diketahui, Pertamina bakal memanfaatkan peluang pembelian minyak mentah murah asal Rusia, mengikuti jejak sejumlah perusahaan kilang minyak India dan China yang sudah memutuskan membeli minyak asal Rusia tersebut.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sebelumnya mengatakan, pembelian minyak mentah asal Rusia tersebut rencananya akan diolah di Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Terutama, setelah perusahaan rampung melakukan perbaikan (revamping) pada kilang tersebut di bulan Mei mendatang.

Nicke menyebut, dengan rampungnya revamping Kilang Balongan pada Mei tahun ini, setidaknya Pertamina akan lebih fleksibel untuk menerima berbagai jenis minyak mentah untuk diolah. termasuk minyak mentah yang tengah dijajaki dari Negeri Beruang Putih itu.

“Di tengah situasi geopolitik kita melihat ada opportunity untuk membeli minyak Rusia dengan harga yang baik. Pak Taufik (Dirut PT KPI) sudah approach,” kata Nicke dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Senin (28/3/2021).

Pertamina sendiri, menurut Nicke, juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Bank Indonesia terkait rencana pembelian minyak tersebut, mengingat hal ini juga menyangkut terkait isu politis.

“Gak ada masalah sepanjang perusahaan yang kita deal gak kena sanksi. Untuk pembayaran mungkin nanti melalui India. Kita koordinasi dengan Kemenlu. Secara politis gak ada, ini secara B to B,” kata Nicke. (CNBC Indonesia)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar
Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON
3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi
Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
350 Indonesia Luncurkan Film tentang Energi Terbarukan
PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK
Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:34

Rumah Keuchik dilalap Si Jago Merah, Sepeda Motor dan Mobil ikut Terbakar

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:04

Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Jumat, 7 Juni 2024 - 02:23

3.142 Jemaah Haji asal Aceh tiba di Arab Saudi

Minggu, 14 April 2024 - 14:12

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Senin, 4 Maret 2024 - 20:47

PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:19

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:51

Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:23

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Berita Terbaru