Pengacara Anitha sampaikan inti pembelaan disidang terakhir.

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli – Lugas  | Sidang terakhir sebelum sidang putusan pada kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Maulidar terhadap terdakwa Anitha Sri Rezeki (Selebgram Aceh), kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sigli. Rabu 27 April 2022.

Pengacara Anitha, Syamsir dan Naufal Fauzan di Sigli, Rabu menyatakan bahwa ini merupakan sidang terakhir sebelum sidang putusan dengan agenda tanggapan atas tanggapan Penuntut Umum.

“Sidang tersebut menjadi hak bagi kami penasehat hukum atau klien kami untuk memberi keterangan sebagai bentuk pembelaan,” kata Syamsir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan beberapa rangkaian keterangan tersebut disampaikan secara tertulis, diantaranya bahwa penuntut umum tidak menanggapi pada bagian pemilahan unsur Pasal 310 ayat (1) yang diuraikan dalam Tuntutan.

“Berarti secara tidak langsung mengakui jika uraiannya kabur,” katanya.

Lanjut Syamsir, penuntut umum juga tidak menanggapi pada bagian Pasal 1 angka 15 yang menjadi syarat formil yang terpenting yang harus terpenuhi sebelum seseorang di ajukan untuk di tuntut, diperiksa, dan diadili dalam persidangan.

“Terdakwa adalah seorang Tersangka yang di tuntut, diperiksa, dan diadili dihadapan persidangan” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penuntut umum mengakui dengan sengaja hanya mengutip bagian yang menguntungkan saja dari keterangan saksi dan dengan sengaja tidak mengutip bagian yang menguntungkan bagi terdakwa.

Menurutnya, penuntut umum dalam tanggapannya terhadap saksi oleh terdakwa atau penasihat hukum menyebut sebagai saksi palsu atau keterangan palsu.

“Tidak adanya argumentasi hukum yang cukup sehingga terdakwa tetap pada keyakinan berdasarkan fakta persidangan yang telah diuraikan pada nota pembelaan (Pledoi),” kata Syamsir didampingi Naufal Fauzan.

Diketahui, Kasus pencemaran nama baik ini dilaporkan Maulidar terhadap terdakwa. Kejadiannya terjadi disaat Anitha menghampiri pelapor di daerah Kecamatan Pidie menyebabkan terjadinya cek cok mulut. Sehingga, pertikaian tersebut harus diselesaikan melalui meja hijau.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asmara kandas Pria Asal Aceh Utara Mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
Waka Polres Bireuen Turun Kejalan Bagikan Takjil Gratis  Kepada Masyarakat
Rakan Muda Bagikan 300 Paket Takjil di Lhokseumawe
Lakukan Perusakan dan Pengancaman dengan Sajam, 3 Remaja Diamankan Polres Bireuen
Safari Ramadhan di Jangka, Haji Mukhlis Santuni Anak Yatim dan Serahkan Kipas Angin
Polres Bireuen Jaring 7 Remaja dan 9 Sepmor Tidak Standar Saat Patroli

Berita Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 18:23

Menteri LHK Beri Kuliah Umum Tentang Transformasi Ekonomi Lingkungan Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17