Pemerintah Aceh Teken MoU Pembinaan Idiologi Pancasila Dengan BPIP RI

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Ir.H.Nova Iriansyah, MT., saat melakukan penandatanganan MoU dengan Wakil Kepala BPIP RI, Prof.Dr. Haryono, M.Pd di ruang rapat Kantor BPIP, Jakarta Pusat, Senin, 4/10/2021, Foto: Ist.

Gubernur Aceh, Ir.H.Nova Iriansyah, MT., saat melakukan penandatanganan MoU dengan Wakil Kepala BPIP RI, Prof.Dr. Haryono, M.Pd di ruang rapat Kantor BPIP, Jakarta Pusat, Senin, 4/10/2021, Foto: Ist.

Jakarta – LUGAS.CO | Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI melakukan kerjasama dengan Pemerintah Aceh, terkait dengan ideologi Pancasila. penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan Gubernur, Nova Iriansyah dengan Wakil Kepala BPIP RI Haryono di ruang rapat Kantor BPIP di Jakarta Pusat, Senin, 4 Oktober 2021.

Gubernur mengatakan, kerjasama ini dilakukan demi meningkatkan pembinaan ideologi Pancasila di Aceh, seperti yang dilakukan di daerah lain di Indonesia “Kita sangat sepaham, dan yang menjadi konsen saya adalah bagaimana kita kembali ke karakter yang sangat Pancasila,” kata Nova.

Lebih lanjut, Nova menyampaikan pemerintah Aceh saat ini juga tengah fokus terhadap pembinaan generasi di Aceh, hal itu juga sejalan dengan program kerja BPIP, terutama mengajak kembali muda-mudi Indonesia untuk memahami konsep Pancasila sehingga karakter dan kekuatan pemuda nantinya tidak rusak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau analisis saya, dua saja penyebabnya yang harus diantisipasi oleh konsepsi-konsepsi Pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, penyebab kerusakan generasi sekarang di Aceh ada dua, yakni narkoba, dan smartphone, yang isinya merusak para pemuda.

“Isinya itu ada judi online, pornografi. Mungkin Gadget lebih berbahaya dari narkoba. Karena gadgetnya sendiri tidak dilarang secara hukum, dan bisa digunakan di ruang publik, ruang prioritas sekali pun,” kata Gubernur.

Sehingga, tambahnya, jika tanpa kontrol orang tua jadi sangat berbahaya. Ini pula yang menjadi kekhawatiran Pemerintah Aceh saat ini “Saya terus terang mengandalkan Pancasila tulus untuk bisa saja mencegah hal tersebut,” katanya.

Hingga saat ini, meskipun Aceh punya konsep Syariah Islam, namun masyarakat Aceh tidak pula mempertentangkan kepancasilaan.

“Sejauh ini tidak ada pertentangan, justru yang mempersepsikan pertentangan itu bukan orang Aceh, tapi yang dari luar Aceh. Dalam persepsi itu seolah-olah ada pertentangan antara Pancasila dengan Syariat Islam di Aceh. Saya rasa tidak ada potensinya sama sekali,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala BPIP RI Haryono berterimakasih Kepada Pemerintah Aceh karena sudah melakukan kerjasama tersebut yang dinilai sangatlah penting untuk generasi sekarang.

“Mudah-mudahan MoU dan diskusi kita ini bisa segera kita realisasi, sehingga bisa seperti yang diharapkan oleh bapak gubernur,” ujarnya.

Dalam silaturahmi itu, Gubernur Aceh juga didampingi Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs. Mahdi Efendi dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal. | Red

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
350 Indonesia Luncurkan Film tentang Energi Terbarukan
PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK
Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya
Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen
15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
Termuda, Caleg DPRK Pidie Jaya ini Pastikan Satu Kursi

Berita Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 18:23

Menteri LHK Beri Kuliah Umum Tentang Transformasi Ekonomi Lingkungan Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17