PDA Diminta Implementasikan Enam Peran Penting Parpol Dalam Kehidupan Bernegara

Minggu, 12 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT memberikan Sambutan dan Arahan pada Pembukaan Musyawarah Raya Luar Biasa Partai Daerah Aceh (PDA) Tahun 2021 di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Jumat, (10/9/2021) malam.

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT memberikan Sambutan dan Arahan pada Pembukaan Musyawarah Raya Luar Biasa Partai Daerah Aceh (PDA) Tahun 2021 di Hotel Grand Bayu Hill, Takengon, Jumat, (10/9/2021) malam.

Lugas.co, Aceh Tengah – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak seluruh jajaran pengurus PDA untuk kembali mengimplementasikan enam peran penting Parpol dalam sebuah kehidupan bernegara. hal itu disampaikan saat membuka secara resmi Musyawarah Raya Luar Biasa Partai Daerah Aceh (PDA) tahun 2021, di Aula Grand Bayu Hill, Takengon, Jum’at 10 September 2021 kemarin.

“Jika kita menelaah kembali tentang makna kehadiran sebuah partai politik, kita akan melihat betapa pentingnya peran partai politik dalam mempengaruhi kebijakan bernegara dan bermasyarakat. Setidaknya ada 6 peran penting Parpol,” ujar Nova.

Keenam peran yang dimaksud Gubernur adalah, Pertama, untuk melakukan sosialisasi politik guna membentuk sikap dan orientasi kebijakan yang berdasarkan pada kepentingan rakyat banyak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran kedua dari keberadaan Parpol adalah melakukan rekrutmen politik, dengan menyeleksi, memilih atau mengangkat seseorang untuk dapat melaksanakan sejumlah peranan dalam sebuah sistem yang dibangun bersama.

Peran ketiga, sebagai wahana untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui proses pembuatan kebijakan umum. Kempat, sebagai wahana untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

Kelima, untuk menjembatani komunikasi antara Pemerintah dengan rakyat atau sebaliknya, sebagai kontrol sosial bagi Pemerintah dan pengambil kebijakan.
Dan terakhir, sebagai wadah pengendalian aspirasi, yaitu dengan cara mengatur ritme perbedaan pendapat yang ada di tengah-tengah masyarakat.

“Dengan latar belakang sejarah Aceh yang sangat khas, sudah pasti ke enam fungsi itu sangat penting diterapkan di daerah kita guna memperkuat sistem demokrasi di tingkat lokal,” kata Nova.

Dalam sambutannya, Gubernur juga mengungkapkan, bahwa kehadiran Partai Politik Lokal di Aceh merupakan salah satu butir Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki yang disepakati 16 tahun silam.

Gubernur menambahkan, kehadiran Parlok tidak hanya penting untuk memperkokoh hak-hak sipil masyarakat, tapi juga dapat memperkuat proses perdamaian yang sedang berlangsung. Sehingga, partisipasi masyarakat dalam pembangunan lebih terbuka, karena hubungan masyarakat dan pemimpinnya akan lebih dekat.

Sebagaimana diketahui, sejak Pemilu Legislatif pertama pasca Perdamaian tahun 2009, berbagai partai lokal banyak tumbuh di Aceh. Salah satunya adalah Partai Daerah Aceh.
Gubernur menambahkan, eksistensi PDA mewarnai iklim perpolitikan bukanlah hal yang mengejutkan, sebab cikal bakal partai ini sudah ada sejak tahun 2007.

“Kita semua memahami, PDA telah memiliki akar yang cukup kuat di masyarakat. Apalagi pendiri dan pengurusnya merupakan sosok yang cukup dikenal oleh masyarakat Aceh. Tidak salah jika saya katakan, bahwa Partai Daerah Aceh adalah aset milik Aceh yang harus kita jaga bersama, karena kehadiran partai ini merupakan simbol dari keistimewaan Aceh. Saya percaya, PDA mampu memberikan warna bagi semangat berdemokrasi di Bumi Serambi Mekah,” kata Gubernur.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bagi Rice Cooker bantuan pemerintah, Dua Caleg dan satu Keuchik di Bireuen diseret ke Meja Hijau
MUNA Deklarasikan Dukungan Kepada Samsul Bahri Tiyong Yang Maju DPR RI
Perekrutan PTPS Mutiara diperpanjang
Dipasang di Zona Terlarang, Sejumlah APK Ditertibkan
Bobby Beri Selamat Gibran Cawapres Prabowo: Mudah-mudahan Tidak Dilema
Survei LSI: Hanya 8 Parpol Diprediksi Masuk DPR
DPRK Pidie Jaya Lantik Dua anggota PAW
Anas Urbaningrum Resmi Jadi Ketua Umum PKN Secara Aklamasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:19

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:51

Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen

Senin, 19 Februari 2024 - 21:16

Bendahara PPS Bawa Kabur Honor KPPS Rp 115 Juta, Habis Dipakai Judi

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:23

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:46

Antusias Gunakan Hak Pilih, Ada Warga Datang Dengan Kursi Roda

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:13

Oligarki Mengapa Harus Kita Lawan

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:13

Masa tenang, Panwascam Sawang tertibkan ratusan APK

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:40

Pj Bupati Pidie Jaya Lepas Pendistribusian Logistik Pemilu Tahun 2024

Berita Terbaru

Lolly Suhenty, turun langsung dalam proses pemungutan suara ulang, Kamis 22 Februari 2024.

Pemilu

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Kamis, 22 Feb 2024 - 15:19

Foto: Gambar Ilustrasi

Pemilu

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Minggu, 18 Feb 2024 - 20:23