Kopi Arabika Gayo Masuk Dalam Pasar Ekspor Indonesia

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Syukran Bintang

Foto : Syukran Bintang

Lugas.co – Presiden Joko Widodo melakukan pelepasan ekspor komoditas pertanian dari 17 provinsi ke berbagai negara tujuan secara simbolis, dalam acara Merdeka Ekspor 2021 secara simbolis di istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021).

Dari 17 Provinsi, salah satu komoditas pertanian asal dataran tinggi Aceh, kopi Arabika Gayo masuk sebagai produk yang di ekspor.

Dalam kegiatan Merdeka Ekspor 2021, Aceh mengikutsertakan dua perusahaan eksportir yaitu Kokowa Gayo dan Koperasi Permata Gayo. Jumlah total Biji Kopi Arabika Gayo yang diekspor kedua perusahaan asal Bener Meriah tersebut mencapai 38,400 Kilogram atau 38,4 ton.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baik Kokowa Gayo maupun Koperasi Permata Gayo, sama-sama mengekspor biji kopi ke Amerika Serikat. Nilai FOB barang yang diekspor Kokowa Gayo adalah 108.096 USD dengan volume 19.200 Kg. Sementara Koperasi Permata Gayo mengekspor dengan nilai FOB sebesar 96,960 USD dan volume 19.200 Kg.

Sementara itu, secara keseluruhan Presiden Jokowi pada kesempatan itu melakukan pelepasan ekspor produk pertanian senilai Rp 7,29 triliun dari 17 pintu pelabuhan dan bandara di 17 provinsi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agribisnis, dan pemangku kepentingan pertanian yang selama masa pandemi Covid-19 telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Indonesia.

Menurut Jokowi, mereka berhasil meningkatkan ekspor produk-produk pertanian di dalam negeri.
Presiden juga menyebut, sektor pertanian adalah salah satu sektor yang mampu bertahan dari parahnya dampak pandemi terhadap berbagai sektor usaha lainnya di negeri ini.

“Ekspor pertanian di tahun 2020 mencapai Rp 451,8 triliun naik 15,79% dibandingkan tahun 2019 yang angkanya Rp 390,16 triliun. Dan, pada Semester I-2021 dari Januari sampai dengan Juli 2021, ekspor mencapai Rp 282,86 triliun naik 14,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yaitu sebesar Rp 202,05 triliun,” kata Presiden.

Selain itu Presiden juga menambahkan, peningkatan ekspor komoditas pertanian selama ini telah berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Saya mendapat angka nilai tukar petani terus membaik. Pada Juni 2020 nilai tukar petani berada di angka 99,60, secara konsisten meningkat hingga Desember 2020 mencapai 103,25. Dan, pada Juni 2021 mencapai 103,59. Ini menurut saya sebuah kabar yang baik bisa memacu semangat petani-petani kita untuk tetap produktif pada masa pandemi,” kata Presiden

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Balck Marlin di Stand DKP Pidie Jaya
HUT Pidie Jaya Mendongkrak Perputaran Ekonomi
Penjabat Gubernur Aceh Teken Rp 124 M dana CSR 2023 dengan 18 Perusahaan
Pemerintah Aceh raih Islamic Regional Entrepreneur Award 2023
Pj Gubernur dan Bank Mustaqim Aceh Raih 3 Penghargaan Top BUMD Awards 2023
Imbas Banjir, Hasil Panen Gabah di Pijay Tidak Maksimal
Kuota Pupuk Bersubsidi Untuk Pidie Jaya Naik 60 Persen
Awal Tahun, Beberapa Harga Bahan Pokok di Pijay Alami Kenaikan

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:19

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:51

Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen

Senin, 19 Februari 2024 - 21:16

Bendahara PPS Bawa Kabur Honor KPPS Rp 115 Juta, Habis Dipakai Judi

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:23

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:46

Antusias Gunakan Hak Pilih, Ada Warga Datang Dengan Kursi Roda

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:13

Oligarki Mengapa Harus Kita Lawan

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:13

Masa tenang, Panwascam Sawang tertibkan ratusan APK

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:40

Pj Bupati Pidie Jaya Lepas Pendistribusian Logistik Pemilu Tahun 2024

Berita Terbaru

Lolly Suhenty, turun langsung dalam proses pemungutan suara ulang, Kamis 22 Februari 2024.

Pemilu

Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya

Kamis, 22 Feb 2024 - 15:19

Foto: Gambar Ilustrasi

Pemilu

15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Minggu, 18 Feb 2024 - 20:23