KNPI Bireuen Minta Pemkab Gerak Cepat Tangani PMK

Selasa, 31 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Lugas | Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Bireuen meminta pemerintah kabupaten setempat segera mengatasi kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Ketua DPD KNPI Bireuen, Muammar Kadafi kepada Lugas mengatakan, diserangnya ternak oleh penyakit mulut dan kuku berpotensi peternak sapi merugi.

“Peternak merasa merugi, karena daya beli masyarakat akan berkurang mengingat ada sapi yang terserang PMK,” kata Muammar Kadafi, Selasa 31 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebiasaannya, menjelang hari raya Idul Adha permintaan sapi akan meningkat, mengingat untuk hewan Meugang dan Kurban.

“Pemerintah melalui dinas terkait harus segera menangani penyakit PMK yang sekarang ada sapi di Bireuen terserang penyakit tersebut,” kata Kadafi.

Selain penanganan, pemeritah juga diminta mensertifikasi secara gratis hewan yang bebas dari PMK supaya masyarakat tidak ragu saat membelinya. (RIL)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK
Bawaslu RI Pantau Langsung PSU di Pidie Jaya
Real Count KPU 20:00 WIB:Ini Daftar Partai Lolos & Gak Lolos Parlemen
15 TPS di Aceh Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
Termuda, Caleg DPRK Pidie Jaya ini Pastikan Satu Kursi
Oligarki Mengapa Harus Kita Lawan

Berita Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 18:23

Menteri LHK Beri Kuliah Umum Tentang Transformasi Ekonomi Lingkungan Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17