Kejari Bireuen Tingkatkan Status Dugaan Korupsi SPP – PNPM Kecamatan Jeunib Ke Tahap Penyidikan

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUGAS.CO – BIREUEN | Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen meningkatkan status dugaan korupsi dana Simpan Pinjam Perempuan  (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP)  Kecamatan Jeunib ke tahap penyidikan.

“Peningkatan status perkara dugaan Korupsi SPP pada PNPM Kecamatan Jeunieb dari penyelidikan menjadi penyidikan, setelah tim penyidik Kejaksaan Negeri Bireuen menemukan adanya tindak melawan hukum  terhadap pengelolaan dana SPP pada PNMPM Kecamatan Jeunib senjak tahun 2008 – 2023,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Munawal Hadi, SH., MH dalam keterangan tertulis yang dikutip Lugas.co, pada Senin (4/3).

Kajari Munawal Hadi menambahkan, peningkatan status dugaan korupsi SPP pada PNPM Kecamatan Jeunib ketahap penyidikan bertujuan untuk mengumpulkan bukti – bukti  dan menemukan tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuannya untuk mencari dan mengumpulkan bukti guna membuat titik terang dugaan tindak pidana dan menemukan tersangka dengan cara menerbitkan surat perintah  penyidikan,” sebut Kajari Munawal Hadi.

Kajari Munawal Hadi menjelaskan, pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2014, Kegiatan SPP PNPM MP di Kecamatan Jeunieb mendapatkan modal dana dari alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang bersumber dari APBN dan APBK Bireuen sebesar Rp. 2.213.500.000.

“Pada tahun 2014, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) telah berakhir, namun dana SPP PNPM MP di Kecamatan Jeunieb tetap digulirkan kepada kelompok perempuan,” kata Kajari Munawal Hadi.

Munawal Hadi mengaku, sejak tahun 2019 sampai dengan bulan April tahun 2022, berdasarkan hasil Musyarawah Antar Desa (MAD) Tahun 2019 dana SPP PNPM – MP pada Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen telah digulirkan secara individu.

“Hal ini bertentangan dengan penjelasan point X Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) tentang Pengelolaan Dana Bergulir yang menyatakan tidak diperbolehkan memberikan pinjaman dana SPP PNPM MP secara individu,” sebut Kajari Munawal Hadi.

Kajari Munawal Hadi menambahkan, sejak Juli 2019 sampai dengan April 2022, UPK dan BKAD telah memberikan pinjaman kepada 280 (dua ratus delapan puluh) orang secara individu dengan total alokasi pinjaman sebesar Rp. 3.446.000.000.

“Berdasarkan Laporan Perkembangan Pinjaman (LPP) SPP PNPM MP tanggal 31 Juli 2023 sebanyak 181 (seratus delapan puluh satu) orang peminjam dana SPP PNPM MP secara individu mengalami kemacetan pembayaran dengan total tunggakan sebesar Rp. 1.199.577.000,” jelas Kajari Munawal Hadi.

Kajari Munawal Hadi menambahkan, tunggakan pokok sebesar Rp. 1.110.330.000 dan tunggakan jasa sebesar Rp. 89.247.000.

“Tim Penyelidik Kejaksaan Negeri Bireuen menemukan adanya uang angsuran pinjaman dana SPP PNPM MP dari masyarakat yang tidak disetorkan ke Rekening SPP PNPM MP Kecamatan Jeunieb sebesar Rp. 183.881.000. Uang angsuran tersebut diduga digunakan oleh pihak yang tidak berhak untuk keperluan pribadinya,” tambah Kajari Munawal Hadi.

Kajari Munawal Hadi menambahkan, dengan adanya perbuatan melawan hukum tersebut telah mengakibatkan tunggakan pinjaman dana SPP PNPM MP di Kecamatan Jeunieb yang menjadi indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1.199.577.000.

Facebook Comments Box

Penulis : Rahmad Maulida

Berita Terkait

Lakukan Perusakan dan Pengancaman dengan Sajam, 3 Remaja Diamankan Polres Bireuen
Terkait Dugaan Korupsi Dana SPP, Kejari Bireuen Geledah Kantor PNPM Kecamatan Jeunieb
Bagi Rice Cooker bantuan pemerintah, Dua Caleg dan satu Keuchik di Bireuen diseret ke Meja Hijau
Bendahara PPS Bawa Kabur Honor KPPS Rp 115 Juta, Habis Dipakai Judi
Satalantas Polres Bireuen Musnahkan lima puluhan Knalpot Brong
Satlantas Bireuen amankan Puluhan Motor Knalpot Brong
Istri Gugat Cerai Dominasi Perceraian Di Bireuen
Identitas Mayat di Lepas Pantai Bate Timoh Terungkap

Berita Terkait

Sabtu, 23 Maret 2024 - 01:46

Waka Polres Bireuen Turun Kejalan Bagikan Takjil Gratis  Kepada Masyarakat

Minggu, 17 Maret 2024 - 16:51

Safari Ramadhan di Jangka, Haji Mukhlis Santuni Anak Yatim dan Serahkan Kipas Angin

Minggu, 17 Maret 2024 - 03:37

Polres Bireuen Jaring 7 Remaja dan 9 Sepmor Tidak Standar Saat Patroli

Minggu, 10 Maret 2024 - 14:50

Meugang Pertama, Harga Daging Sapi di Bireuen Capai Rp 180 Ribu dan Kerbau Rp 200 Ribu

Senin, 12 Februari 2024 - 19:34

Pemkab Pidie Jaya Entry Meeting Bersama BPK Aceh

Rabu, 7 Februari 2024 - 16:45

Ratusan Warga Larut Dalam Zikir Isra Mi’raj  1445

Selasa, 6 Februari 2024 - 17:45

Pj Bupati Pidie Jaya Ingatkan ASN Tingkatkan Kedisiplinan Dalam Bekerja

Senin, 5 Februari 2024 - 13:05

Kapolres Bireuen Pimpin Sertijab Waka Polres dan 3 PJU

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17