Dituding Tidak Transparan, PLN : Rutin Diinformasikan Tiap Bulan

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN mengecek meteran listrik pelanggan. (Foto: Ant)

Petugas PLN mengecek meteran listrik pelanggan. (Foto: Ant)

PIDIE JAYA – LUGAS.CO | Dituding tidak transparan oleh Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, terhadap pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) Manejer PLN ULP Meureudu, mengatakan pihaknya tiap bulan selalu rutin mengirimkan rekap penerimaan pajak PJU per tarif.

“Rekap tersebut juga dirincikan dengan rincian rekening tercetak, rekening lunas sampai dengan pajak PJU yang tercollect dari pelunasan baik prabayar atau pascabayar. tiap bulan kami mengirim surat ke Pemkab terkait penerimaan pajak penerangan lampu jalan secara terperinci dan informasi tagihan lampu jalan tiap desa yang dikirim langsung dari kantor UP3  Sigli,”kata Irfan, Manager PLN ULP Meuredu, Jumat 01 Juli 2022.

Dikatakan Irfan, informasi data rekap penerimaan pajak PJU yang secara terperinci yang disampaikan ke Pemkab Pidie Jaya tiap bulan tersebut berdasarkan data pelanggan PLN kabupaten Pidie Jaya yang tercatat pada sistem. Bahkan kata dia PLN selama ini sudah luar biasa transparan terkait PJU ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah sangat luar biasa transparan. Mungkin Dewan tidak mendapat informasi rekap tiap yang kami kirimkan ke Pemkab. Bahkan saat ini persoalan tunggakan PJU yang masih harus dibayarkan itu masih dimediasi oleh pihak Kejari Pidie Jaya,” tegasnya

Lebih jauh di jelaskan bahwa, sesuai dengan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, ada informasi yang dikecualikan untuk dibuka ke publik terkait pelanggan PLN. Informasi yang dikecualikan itu lanjut dia adalah menyangkut dengan data induk langganan.

Data induk langganan itu adalah menyangkut  dengan nama pelanggan, IDPEL, alamat, tarif, daya, bulan mutasi, UJL, BP, pemakian Kwh, Rp tagihan dan sebagainya. Jika data tersebut dibuka, pihaknya justru melanggar undang-undang. (Zulkarnaini)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelajar di Aceh Utara Nekat Curi Sepmor Anggota Polisi, Kini Mendekam di Jeruji Besi
Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara
Waka Polres Bireuen Turun Kejalan Bagikan Takjil Gratis  Kepada Masyarakat
Rakan Muda Bagikan 300 Paket Takjil di Lhokseumawe
Safari Ramadhan di Jangka, Haji Mukhlis Santuni Anak Yatim dan Serahkan Kipas Angin
Polres Bireuen Jaring 7 Remaja dan 9 Sepmor Tidak Standar Saat Patroli
Meugang Pertama, Harga Daging Sapi di Bireuen Capai Rp 180 Ribu dan Kerbau Rp 200 Ribu
PA Pidie Jaya Raih 12 Kursi DPRK

Berita Terkait

Senin, 5 Februari 2024 - 18:23

Menteri LHK Beri Kuliah Umum Tentang Transformasi Ekonomi Lingkungan Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi. Sebuah roket Iran yang dipamerkan Teheran pada 17 Februari 2024. (REUTERS/WANA NEWS AGENCY)

Internasional

Iran Serang Israel, Negara-negara Kawasan Tutup Ruang Udara

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:12

Pemilu

Calon Panwaslih Pidie Jaya Ikut Ujian Tulis

Senin, 1 Apr 2024 - 21:17