ACEH UTARA, LUGAS.CO – Dua warga Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara dilaporkan disambar petir pada saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan itu, Senin, 13 April 2026.
Peristiwa naas itu menyebabkan korban Zakaria (51) dilaporkan meninggal dunia, sementara Khalis Multazan (9) dilaporkan mengalami luka-laka.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar, mengungkapkan kejadian itu terjadi pada saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan itu.
“Petir pertama sekali menghantam meteran listrik rumah Rusli (saksi) dengan suara ledakan hebat,” ujar Iptu Edi.
Kata Iptu Edi, setelah kejadian itu, Salmina yang merupakan istri korban Zakaria datang dan meminta pertolongan untuk membantu suaminya yang tersambar petir di dalam rumah.
“Mendengar informasi tersebut, saksi langsung menuju rumah korban untuk memberikan pertolongan. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di bagian dapur rumah korban,” jelas Iptu Edi.
Iptu Edi menambahkan, saksi sempat memberikan pertolongan dengan menggosok minyak ke dada korban, namun korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Kejadian itu juga memakan korban lainnya Khalis Multazan (9) yang mengalami luka-luka. Hal itu diketahui setelah ibu korban Majidah berteriak meminta pertolongan,” jelas Iptu Edi, seraya menambahkan bahwa rumah kedua korban saling berdekatan.
“Kedua korban kemudian di bawa ke Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di puskesmas, Zakaria dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis dan dipulangkan ke rumah duka, sementara Khalis Multazam dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia untuk mendapatkan perawatan intensif,” sambung Iptu Edi. [] (mktr/red)





